LDII Watch

January 12, 2006

Sejarah Singkat

Filed under: Sejarah LDII — ldiiwatch @ 11:26 am

LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) adalah sebuah organisasi Islam di Indonesia yang merupakan metamorfosa dari organisasi-organisasi Islam sebelumnya. Berikut ini ringkasan asal-muasal LDII.
1951

Nur Hasan Ubaidah Lubis mendirikan perguruan yang diberi nama Darul Hadits. Darul Hadits ini kemudian berkembang dan membentuk aliran baru yang diberi nama Islam Jama’ah.

1971

Jaksa Agung Republik Indonesia melalui SK No. Kep-089/D.A/10/1971 tanggal 29 Oktober 1971 melarang seluruh aktifitas Darul Hadits/Islam Jama’ah.

Pada pemilu tahun 1971 anggota organisasi Darul Hadits/Islam Jama’ah mendukung Golkar.

1972

Tanggal 13 Januari 1972 didirikan organisasi baru bernama Lembaga Karyawan Islam (LEMKARI) untuk menampung seluruh anggota Darul Hadits/Islam Jama’ah yang telah dilarang oleh Jaksa Agung.

1982

Sabtu, tanggal 12 Maret 1982 Nur Hasan Ubaidah Lubis meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Kepemimpinan LEMKARI kemudian dipengang oleh putranya yang bernama Abdul Dohir.

1985

Nama Lembaga Karyawan Islam diubah menjadi Lembaga Karyawan Dakwah Islam yang tetap disingkat sebagai LEMKARI.

1990

Setelah berafiliasi dengan Golkar, sesuai keputusan konggres/muktamar, LEMKARI diganti dengan nama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII).

Logo LDII

Advertisements

Masjid Jemaah Lembaga Dakwah Islam Dibakar

Filed under: Kliping Berita — ldiiwatch @ 9:51 am

Masjid milik jemaah LDII yang dibakar warga.

Liputan6.com, Batola: Sebuah masjid milik jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Desa Sumber Rayahu, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan, dibakar massa, Ahad (4/12) siang. Aksi terjadi setelah sekitar 70 orang memaksa Nanang Suryadi, pemimpin LDII setempat, mengeluarkan semua isi rumah ibadah, termasuk Alquran dan buku-buku soal ajaran LDII. Buku-buku itu kemudian dibakar bersamaan dengan rumah ibadah.

Peritiswa ini tidak menimbulkan korban jiwa dan diduga terjadi akibat sebagian besar warga sekitar tidak menyukai ajaran LDII. Selain itu, umat ini dinilai menyimpang dari ajaran Islam karena tidak mau berjabat tangan dengan warga yang bukan jemaah LDII. Jemaah LDII juga menolak salat di masjid yang bukan milik LDII. Akan tetapi, Nanang membantah tudingan penyimpangan itu.

Sejauh ini, polisi setempat belum menangkap seorang tersangka pembakaran dan baru meminta keterangan sejumlah anggota LDII setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV di Desa Sumber Rayahu itu terdapat 36 anggota jemaah LDII dari keseluruhan jumlah penduduk yang berkisar 250 orang.(ZIZ/Emir Faisal)

Sumber: SCTV

Mukadimah

Filed under: LDII Watch — ldiiwatch @ 7:57 am

Assalamu’alaikum ww.
Blog ini sengaja saya buat untuk mencatat segala hasil pengamatan saya tentang LDII. Anda semua diperkenankan untuk melakukan diskusi, debat, bantahan, dukungan, apa-pun-istilah-anda terhadap catatan-catatan saya di sini.

Tujuan saya membuat blog ini adalah:

1. Mencatat segala hasil pengamatan saya terhadap LDII baik yang bersifat objektif maupun subjektif.

2. Mengumpulkan opini-opini masyarakat jagad maya ini mengenai LDII dan catatan-catatan saya di sini.

3. Memberikan informasi kepada masyarakat Islam khususnya di Indonesia dan umumnya di seluruh dunia mengenai kebaikan maupun keburukan LDII .

Semoga kita selalu dilindungi dan diberi petunjuk yang benar oleh Allah SWT.

Wasalamu’laikum ww.

Create a free website or blog at WordPress.com.