LDII Watch

January 12, 2006

Masjid Jemaah Lembaga Dakwah Islam Dibakar

Filed under: Kliping Berita — ldiiwatch @ 9:51 am

Masjid milik jemaah LDII yang dibakar warga.

Liputan6.com, Batola: Sebuah masjid milik jemaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Desa Sumber Rayahu, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Batola, Kalimantan Selatan, dibakar massa, Ahad (4/12) siang. Aksi terjadi setelah sekitar 70 orang memaksa Nanang Suryadi, pemimpin LDII setempat, mengeluarkan semua isi rumah ibadah, termasuk Alquran dan buku-buku soal ajaran LDII. Buku-buku itu kemudian dibakar bersamaan dengan rumah ibadah.

Peritiswa ini tidak menimbulkan korban jiwa dan diduga terjadi akibat sebagian besar warga sekitar tidak menyukai ajaran LDII. Selain itu, umat ini dinilai menyimpang dari ajaran Islam karena tidak mau berjabat tangan dengan warga yang bukan jemaah LDII. Jemaah LDII juga menolak salat di masjid yang bukan milik LDII. Akan tetapi, Nanang membantah tudingan penyimpangan itu.

Sejauh ini, polisi setempat belum menangkap seorang tersangka pembakaran dan baru meminta keterangan sejumlah anggota LDII setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun SCTV di Desa Sumber Rayahu itu terdapat 36 anggota jemaah LDII dari keseluruhan jumlah penduduk yang berkisar 250 orang.(ZIZ/Emir Faisal)

Sumber: SCTV

5 Comments »

  1. mudah2an allah memberi jalan terbaik bagi kita semua amien.

    Comment by lian — February 23, 2009 @ 9:38 am

  2. Sayang tidak ada yg Mati Syahid

    Comment by mukmin — January 27, 2009 @ 6:03 am

  3. orang LDII pandai berbohong, berpura-pura,didepan lain dibelakangpun lain.

    Comment by yos — April 25, 2008 @ 7:09 am

  4. 06 Maret 2007 14:38:00
    LDII Bukan Islam Jamaah atau Penerus Ajarannya

    Jakarta-RoL — Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Abdullah Syam menegaskan organisasi yang dipimpinnya bukan merupakan reinkarnasi atau penjelmaan dari organisasi Islam Jamaah dan bukan pula penerus ajarannya.

    Penegasan tersebut, disampaikannya di sela-sela pembukaan Rakernas LDII di Jakarta, Selasa yang dibuka oleh Menkokesra Aburizal Bakrie. “LDII bukan Islam Jamaah apalagi penerus ajarannya,” tegasnya.

    Ia secara tegas menolak opini dan tuduhan negatif bahwa LDII meneruskan ajaran Islam Jamaah. Menurut Abdullah, LDII justru terus melakukan pembinaan terhadap orang-orang yang dulu menganut paham Islam Jamaah.

    Ia juga mengatakan, masjid LDII terbuka untuk umum. “Tuduhan soal keamiran juga tidak benar. Kita mempelajari ilmu kepemimpinan itu, untuk melaksanakan berbagai keputusan LDII agar sampai tingkat bawah,” katanya sambil menambahkan bahwa LDII tetap berideologi pada Pancasila dan UUD 1945.

    Fokus pengembangan dakwah LDII lebih menekankan pada bidang ekonomi dengan mengembangkan lembaga ekonomi syariah dan bekerja sama dengan semua pihak demi terciptanya kerukunan umat.

    LDII katanya, juga terus melakukan pendekatan klarifikasi mulai dari tingkat bawah di berbagai daerah. “Ini sesuai dengan permintaan dari Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

    Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta LDII agar melakukan klarifikasi dari bawah untuk menyakinkan masyarakat bahwa ajarannya tidak sesat.

    Meski demikian, menurut Ma’ruf, MUI sendiri belum mengerluarkan fatwa mengenai LDII, karena sampai saat ini masih dalam proses. Namun, secara pribadi dia menyambut baik kembalinya LDII bergabung dengan MUI serta ormas Islam lainnya.

    “Masak orang mau baik tidak boleh. Memangnya kita yang membuka pintu surga,” katanya. Ia juga mengaku telah menerima pimpinan LDII dan mendengar penjelasan langsung dari mereka bahwa LDII tidak menganut paham Islam Jamaah yang dianggap sesat. antara

    is

    ——————————————————————————–
    Berita ini dikirim melalui Republika Online http://www.republika.co.id
    Berita bisa dilihat di : http://www.republika.co.id/Online_detail.asp?id=285120&kat_id=23

    Comment by Arief Budiarto — March 26, 2007 @ 4:55 pm

  5. Assalamu’alaikum,

    semoga Alloh memberi kesabaran dan ketabahan kepada mereka yang dianiaya serta memberi jalan petunjuk kepada mereka yang belum mengerti tentang beribadah yang benar yang di ridhoi Alloh. janganlah kita menaruh dendam, cukuplah kepada Alloh kita menyerah dan berpasraah diri. Semoga Alloh selalu melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya. Amin

    Comment by anto — December 30, 2006 @ 11:18 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: