LDII Watch

March 19, 2006

[Kliping] SURAT SANGGAHAN

Filed under: Kliping Artikel Pro LDII — ldiiwatch @ 12:36 pm

Sumber: http://www.geocities.com/irham354/SURAT_SANGGAHAN.html

SURAT SANGGAHAN UNTUK BUKU
“BAHAYA ISLAM JAMAAH, LEMKARI / LDII”
DARI SALAH SATU KETUA PBNU H. ACMAD BAGDJA, S.E, MM
Jakarta, 17 Agustus 2001.

Kepada Yth. :
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia
Masjid Istiqlal, Jakarta 10710.

Assalaamu ‘alaikum warohmatullaahi wabarokaatuh.

Akhir-akhir ini telah beredar sebuah buku yang berjudul “Bahaya Islam Jamaah, Lemkari / LDII” yang diterbitkan oleh LPPI. Bahkan menurut pengakuan penerbitnya telah mencapai cetakan ke sepuluh.
Dari segi kuantitas, apabila memang betul sebanyak itu, patut kita acungkan jempol dan patut pula kita nominasikan untuk dicatat di dalam “Guinnes Book Of Records”.
Namun dari segi ilmiyah sungguh tidak dapat dipertanggung jawabkan karena isinya sangat tendensius, emosional dan tidak mendukung obyektifitas.
Suatu kajian akan dinilai obyektif secara keilmuan apabila yang diteliti itu ditinjau dari berbagai sudut, dan tidak memihak.

Dari segi agama, jelas isinya hanya berdasarkan kedengkian terhadap suatu golongan.
Dari segi tata negara, buku tersebut dapat dikatakan mengandung unsur provokasi, tanpa memperhatikan lagi bahwa sekarang ini adalah era kebebasan bagi setiap warga negara untuk bersikap.
Dari segi pandangan hidup tampaknya penulis berpandangan “Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan terlihat jelas”, sang penulis mengabaikan realita di sekelilingnya dan hanya terfokus kepada motto “anti LDII”, terbukti dengan tidak adanya buku lain selain buku mengenai LDII tersebut yang diterbitkan.
Dari segi faktual, penulis hanya mencantumkan berita-berita negatif dari sebagian oknum dan menutup mata terhadap perkembangan LDII yang jauh lebih besar.
Dari segi etika jurnalistik, si penulis berusaha untuk menikmati hak kebebasan berpendapat, namun tidak memperhatikan etika dan integritas sebagai seorang peneliti (kebebasan yang kebablasan).

Saya bukanlah pengikut LDII, tetapi sebagian besar keluarga saya sudah lama mengaji di LDII.
Sudah lama saya mengamati setiap aktifitas LDII, jauh sebelum sang penulis buku tersebut mengamatinya.
Jika ternyata ada ajaran yang menyesatkan dari LDII sudah pasti saya akan melarang keras keluarga saya untuk mengikutinya, tetapi yang selama ini terjadi hanyalah berita-berita yang menyesatkan saja yang benyak beredar.
Sejauh ini memang kelihatannya LDII tidak menanggapi fitnah-fitnah yang ditulis di dalam buku tersebut.

Sangat disayangkan bahwa MUI memberikan dukungan atas terbitnya buku tersebut melalui surat (tanpa tanggal) yang ditandatangani oleh Bapak Ali Yafie dan Bapak Nazri Adlani.
Hingga pada cetakan terakhir (cetakan ke sepuluh – Februari 2001) surat MUI tersebut masih dicantumkan.
Saya tidak tahu apakah Bapak Ketua Umum MUI menyadari hal ini, yang jelas surat yang ditandatangani Bapak Ali Yafie tersebut sampai dengan cetakan terakhir buku tersebut masih dijadikan referensi oleh sang penulis.

Saya sangat meyakini bahwa salah satu fungsi MUI adalah membina ummat Islam, menaungi kepentingan ummat Islam secara keseluruhan termasuk golongan-golongan di dalam Islam selama tetap berpedoman kepada Al-Qur’an dan Al-Hadits.
Untuk itu saya menyerukan kepada MUI untuk mecabut dukungan kepada buku yang berjudul “Bahaya Islam Jamaah, Lemkari / LDII” yang diterbitkan oleh LPPI karena isinya sangat provokatif, menyebarkan kedengkian dan bertendensi untuk memecah persatuan ummat Islam.
Innamal mu’minuuna ikhwatun fa-ashlihuu bayna akhowaykum wattaqullaaha la’allakum turhamuun.

Demikian dan terima kasih.

Wassalam,

H. Achmad Bagdja, S.E, MM
Ketua PBNU

e-mail : a_bagdja@yahoo.com

cc:
1. Bapak H.M. amien jamaluddin / ketua LPPI
2. Bapak ketua Umum LDII
3. Toko-toko buku di seluruh Indonesia

42 Comments »

  1. Adam Amrullah, mengaku sejak Sekolah Dasar (SD) sudah bertanya-tanya tentang doktrin Surga yang bisa didapat pengikut LDII. Hal ini menurut Adam sangat tidak wajar, bahkan sombong. “Sejak SD saya sudah merasa ada yang aneh dengan ajaran ini. Kesombongannya bisa memastikan mendapatkan Surga.” Lanjut Adam kepada Eramuslim.com.

    Kalau kami Analisa : “Mungkin yang dimaksud adalah Tiket ke Surga” Namanya juga tiket belum tentu bisa masuk Surga kalau teryata amalan kita lebih banyak dosanya, mungkin Adam terlalu kaku menanggapinya sehingga hasilnya salah, mungkin juga Ilmunya belum nyampe tapi maunya udah kemana-mana.

    http://kesesatan-frih.blogspot.com/2013/01/analisa-tentang-adam-amrullah-mengaku.html

    Comment by vady spy — February 14, 2013 @ 6:10 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: