LDII Watch

January 15, 2007

Direktori LDII

Filed under: Organisasi LDII — ldiiwatch @ 1:43 am

Sumber: http://ldii.or.id/direktori.php

  1. Halaman Cover: 2-direktori-ldii-cover.pdf
  2. Bagian Pertama “Tentang LDII Sebagai Ormas Islam” : 3-direktori-ldii-bagian-pertama.pdf
  3. Bagian Kedua “Tentang Ibadah dan Ukhuwwah” : 4-direktori-ldii-bagian-kedua.pdf
  4. Bagian Ketiga “Tentang Isu-isu Negatif” : 5-direktori-ldii-bagian-ketiga.pdf
  5. Lampiran 1 “Anggaran Dasar” : anggaran-dasar-ldii.pdf
  6. Lampiran 2 “Anggaran Rumah Tangga” : anggaran-rumah-tangga-ldii.pdf

80 Comments »

  1. mohon kepada admin blog ini untuk melakukan filter atas komentar yang masuk. saya rasa, perdebatan ini hanyalah perdebatan kusir. tidak akan ada yang A masuk ke B dan B masuk ke A. pada intinya Allah telah memberikan tanda tanda barang kebenaran. digegeri namun berkembang pesat hingga sekarang. dan masih banyak lagi bentuk bentuk pertolongan. yang merintangi kebenaran dihukum oleh Allah dengan terkenanya kurungan pidana. ini juga termasuk bukti.

    Comment by pappareta — December 13, 2009 @ 4:15 pm

  2. http://rumahku-indah.blogspot.com/

    tanyakan kepada mereka siapa ldii dan siapa salafy

    Comment by uut — June 7, 2009 @ 12:51 pm

  3. syahadat ,shalat,puasa zakat,infak,ngaji dan menyebarkan ilmunya ke saudara muslim…ini kan sudah benar!

    kenapa masi ada pertentangan …?

    sekarang tidak bisa di dirikan Amirul Mu’minin di dunia ini …kalau mau ayo kita coba lagi pertemuan di glora bungkarno!

    jangan jadikan Amirul Mu’minin menjadi masalah apalagi perpecahan…jadikan la cita2 kejayaaan islam di masa depan nanti …nanti juga imam mahdikan!
    ALLAH HU AKBAR!

    Comment by XxX — May 21, 2009 @ 1:31 pm

  4. Alhamdulillah, setelah saya mengenal LDII, hatiku terasa terang benderang sebagamana “miskah” yg didalamnya terdapat “misbah”

    Saya jadi tau kebenaran… Yg selama saya ikut salafi, tdk pernah saya dapatkan….

    Saya juga menyatakan baro’ah dr salafy….

    Comment by dobleh — May 10, 2009 @ 9:26 am

  5. para pembaca yang budiman….yang berada diseluruh nusantara…dengan tulisan ini saya hanya ingin lepas tangan/baroah dari kian lama saya berada didalamnya LDII/islam jamaah ternyata hanyalah kepalsuan dan kedustaan dari tokoh-tokoh mereka seperti kasmudeng,,,halal bisa dibikin harom harom bisa di bikin halal…dan sering dalil-dalil dari teks di sadur dari syaikh Al-albany…sejak kapan kakang nurhsan and kasmudeng belajar dari beliau,atau minimal kailan vbisa menunjukan bahwa kalian punya isnad dari Al-albany

    Comment by aminruslee — May 6, 2009 @ 8:22 am

  6. coba letakkan dulu akar pemikirfan nurhasan yang telah di blog di otak andakemudian lihatlah kitab-kitab ibni katsir disanan adaz penjelasan lebih rinci tentang apa hakikatnya amir,dan disana pula akan dijelaskan tentang manhaj kalian emban dari bung nurhasan

    Comment by aminruslee — May 6, 2009 @ 8:13 am

  7. Salafi… oh salafi… Tinggalkanlah buku2 karangan, dan kembalilah kepada Al Qur’an dan As Sunnah. Buku karangan adalah hasil pemikaran manusia…

    Sungguh kalian TELAH TERSESAT dari jalan yang benar!!!

    Lihatlah ulama kalian yg telah berdusta dgn mangatakan “orang meninggalkan sholat tapi tdk mengingkari wajibnya sholat maka dia adalah orang iman” (ngomong tanpa dalil/ro’yi)
    Ada lagi yg mengatakan “berbaiat adalah bidah masa kini”

    Sungguh berani salafy ini dgn memelintir hukum2 Alloh Rasul. Ngaku2 berjamaah tapi tidak perlu ada amir yg dibaiat.

    Dakwah salafy sebentar lagi akan pudar, karena ulama2nya sudah saling berselisih… Sedangkan pengikutnya telah terombang ambing kesana kemari. Pengikutnya begitu percayanya dgn dustanya ulama salafy

    Salafy telah mengingkari wajibnya berjamaah, beramir, berbaiat dan bertoat yg telah di-syariat-kan Alloh, Rasul serta para Shahabat Nabi

    Lihatlah comen No.60: dia nuduh Ldii memakai hadis maudu’ / dhoif. jelas dia tdk mengetahui tentang MATAN hadis. Ajakannya hanya debat dan debat!!!

    Comment by dobleh — April 26, 2009 @ 7:55 am

  8. Wahai manusia, ada sebuah hadis yang berbunyi

    “orang meninggalkan solat dgn sengaja tapi dia tdk mengingkari kewajiban sholat, maka dia masih dikatakan orang iman. Dia mendapat ridho dari Alloh”

    Hadis tersebut diriwayatkan oleh Syaiton bin Iblis, dan telah di-shohih-kan oleh Dajjal bin Thoghut Al Mujadid “sang pembaharu” (la’anahulloh)

    Barang siapa yang percaya Hadis tersebut’ maka dia akan masuk surganya dajjal!!!

    Comment by dobleh — April 25, 2009 @ 9:57 am

  9. Mahalnya Sebuah Hidayah

    –Ibnul Qayyim al-Jauziyyah–

    Setiap hamba selalu membutuhkan hidayah pada setiap waktu dan kesempatan, dalam setiap perkara yang hendak dikerjakan atau ditinggalkannya. Tiap-tiap hamba tak akan lepas dari salah satu kondisi berikut:

    Pertama:
    Kondisi yang berbagai amalan yang ia lakukan tidak sebagaimana mestinya, lantaran jahalah (ketidaktahuannya). Dalam kondisi yang demikian, ia membutuhkan hidayah dari Allah, berupa terbukanya pintu ilmu.

    Kedua:
    Kondisi ia telah mengenal hidayah, namun ia melakukan hal-hal yang tidak sebagaimana mestinya dengan sengaja. Ia membutuhkan hidayah untuk dapat bertaubat.

    Ketiga:
    Keadaan dimana ia tidak mengenal hidayah secara ilmiyah maupun amaliyah. Sehingga ia kehilangan hidayah, baik berupa ilmu pengetahuan maupun keinginan untuk mendapatkan dan mengamalkannya.

    Keempat:
    Kondisi yang ia telah mendapatkan hidayah namun hanya mampu mengamalkan sebagian dari satu amalan menurut petunjuk, sementara sebagian yang lain tidak. Orang ini membutuhkan hidayah untuk dapat melakukannya secara sempurna.

    Kelima:
    Kadangkala seorang mampu melakukan sesuatu amalan menurut bingkai dasarnya, namun belum mampu mengamalkannya secara rinci. Orang tersebut membutuhkan hidayah yang bisa membimbingnya untuk mengamalkan secara rinci.

    Keenam:
    Kadangkala seseorang telah mendapat suatu hidayah, namun ia masih membutuhkan hidayah lain dalam penerapannya. Karena hidayah menuju satu jalan berbeda dengan hidayah dalam meniti jalan tersebut. Bisa kita contohkan, seperti seseorang yang telah mengenal jalan menuju suatu negeri anu, yaitu melalui jalan ini dan itu. Namun ia tak mampu menempuhnya dengan baik. Karena untuk menempuhnya dibutuhkan hidayah lain yang lebih khusus. Misalnya, seperti perjalanan yang harus dilakukan di waktu-waktu tertentu dan menghindari di waktu-waktu tertentu, dia harus mengambil perbekalan air di tempat ini dan itu dan dengan jumlah tertentu, juga beristirahat di tempat-tempat ini dan itu. Itulah yang dimaksud hidayah dalam penerapan satu amalan. Kerap kali orang yang mengenal suatu jalan tidak mengenal hal itu, akhirnya ia celaka dan tidak sampai pada tujuannya.

    Ketujuh:
    Seseorang juga membutuhkan hidayah dalam suatu amalan yang akan dilakukan, untuk masa-masa mendatang, sebagaimana petunjuk/hidayah yang telah ia peroleh di masa lampau.

    Kedelapan:
    kadang-kadang seseorang tidak memiliki keyakinan sama sekali pada suatu amalan, apakah itu benar atau salah. Ia membutuhkan hidayah untuk mengetahui kebenarannya.

    Kesembilan:
    Kadang seseorang yakin bahwa dirinya berada diatas jalan kebenaran, padahal ia dalam kesesatan sementara ia sendiri tidak merasa. Maka orang tersebut membutuhkan hidayah untuk beralih dari keyakinan yang salah itu dengan bimbingan Allah.

    Kesepuluh:
    Terkadang seseorang dapat melakukan sesuatu sesuai dengan petunjuk, namun ia membutuhkan hidayah untuk dapat membimbing orang lain menuju hidayah itu, mengarahkan dan menasehatinya. Apabila ia melalaikan hal itu, berarti ia telah kehilangan satu hidayah sebatas kelalaiannya.

    ——————-
    (dikutip dari buku Nasihat Ibnul Qayyim untuk Setiap Muslim yang merupakan terjemahan dari Risalah ala kulli muslim. Penerbit At-Tibyan Solo, perterjemah ustadz Abu Umar Basyir, cetakan ketiga Februari 2001, hal 16-18)
    Referensi: (dikutip dari buku Nasihat Ibnul Qayyim untuk Setiap Muslim yang merupakan terjemahan dari Risalah ala kulli muslim. Penerbit At-Tibyan Solo, perterjemah ustadz Abu Umar Basyir, cetakan ketiga Februari 2001, hal 16-18)

    Comment by antok — April 23, 2009 @ 1:19 pm

  10. saya “dobleh” 100% mantab meninggalkan salafi dan mantab di LDII. Dikalangan salaf sudah banyak perpecahan!! Ada ulama salaf yg berpendapat, jamaah itu beramir, tapi amirnya presiden. ada lagi yg ngaku jamaah tapi malah mengatakan berbaiat itu bid’ah.
    Subhanalloh…. Ada2 saja salafi ini….
    jelas2 bahwa meninggalkan sholat dgn sengaja adalah kafir. Kok malah diselewengkan dgn pendapat2 yg tdk bisa dipertanggungjawabkan. Lihatlah Al Qur’an surah An Nisa ayat 142, bahwa orang yg mengerjakan sholat dgn rutin tapi mengerjakan dgn malas2an itupun dicap munafik oleh Alloh… Apalagi meninggalkannya…
    Demi Alloh, sewaktu saya masih bersama salafi, saya di ajarkan supaya jangan berbai’at, karena bai’at itu bid’ah.
    Padahal beramir, berbaiat dan bertoat adalah sangat sangat sangat WAJIB

    Saya tdk mengatakan Indonesa adalah negara kafir. Tapi saya katakan orang meninggalkan solat dgn sengaja adalah kafir
    Banyak pemuda2 LDII yg saat ini sedang belajar kpd syeh2 yg ada di Makkah. Jadi, kalian jgn coba2 menyesat2kan kami. Koreksilah diri kalian sendiri, lebih baik kalian bermusyawarah sendiri untuk menentukan Imam bagi kalian….

    Comment by dobleh — April 21, 2009 @ 11:03 am

  11. Terdapat banyak hadits yang menjelaskan, bahwa orang yang meninggalkan shalat maka ia telah kafir. Akan tetapi berpendapat bahwa orang yang meninggalkan shalat karena malas tetapi dia tetap mempercayai tentang wajibnya shalat, serta mengakui kekurangannya dalam hal meninggalkan shalat, akan tetapi karena ia mengikuti hawa nafsunya, mengikuti syaithan, mengikuti kesibukannya, dan dia tidak menganggap bahwa meninggalkan shalat itu boleh dan tidak pula menentang wajibnya shalat maka ia adalah orang yang beriman kepada wajibnya shalat walaupun hanya dengan hati tetapi tidak beramal sesuai dengan apa yang dia imani.
    selanjutnya sdr/i dobleh pahami secara utuh agar anda tidak salah paham dari penjelasan ulama
    http://www.almanhaj.or.id/content/479/slash/0

    Comment by antok — April 20, 2009 @ 12:22 am

  12. kalau anda bs menunjukan/dalil yang anda kemukakan baru kita lanjutkan sdr dobleh? sekian banyak situs-situs salafy bertebaran di internet ini?
    karena menurut saya hal apa yang kalian katakan masih perlu penjelasan.
    adapun komentar orang meninggalkan solat tapi dia tdk mengingkari kewajiban solat, (mungkin krn sibuk/ awang2en) mk dia belum dikatakan kafir saya katakan ya?
    coba camkan?
    “Artinya : Barangsiapa tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-oang yang kafir.” [Al-Ma’idah : 44]
    bagaimana kondisi ini diterapkan di Indonesia? apakah kalian katakan indonesia negara Kafir?
    http://www.almanhaj.or.id/content/1000/slash/0

    Comment by antok — April 20, 2009 @ 12:17 am

  13. saya pernah ikut salafi… tapi…
    kalo salafi itu benar, lalu mengapa dikalangan ulama salaf ada pengertian: “orang meninggalkan sholat dg sengaja itu ada 2 fersi”
    fersi ke1: kalau yg meninggalkan solat adalah orang yg mengingkari kewajiban solat, maka dia kafir
    fersi ke2: orang meninggalkan solat tapi dia tdk mengingkari kewajiban solat, (mungkin krn sibuk/ awang2en) mk dia belum dikatakan kafir

    Jelas itu adalah RO’YI !!! Sebab, Nabi bersabda: MAN TAROKAHA FAKOD KAFARO “barang siapa yg meninggalkan solat, mk sungguh dia telah KAFIR”
    Orang yg mengerjakan solat secara rutin tapi dgn malas2an itupun bisa dicap munafik oleh Alloh ” wa idza koomu ilassolah komuu kusalaa : dan ktk mereka (munafik) mengerjakan solat, mk mrk mengerjakan dgn malas2an” Padahal orang munafik adalah keraknya neraka

    kalau dlm kalangan ldii, orang meninggalkan solat dgn sengaja adalah kafir. Inilah pemahaman yg benar, tdk pake RO’YI
    Contoh hasil dr ro’yi:
    1. katak haram dimakan (padahal yg dilarang dibunuh nabi adalah dhifda/BANGKONG, bukan semua katak)
    2. Ngaku jamaah tapi ga da keamiran (lihat ucapan umar bin khotob)
    3. dll… dll… dll…

    Comment by dobleh — April 18, 2009 @ 7:15 am

  14. info kajian yang ada di wilayah Indonesia yang kita cintai ini,semoga bermanfaat.

    http://jadwal.kajian.org/

    Comment by antok — April 4, 2009 @ 1:09 pm

  15. Comment by antidajjal — March 27, 2009 @ 6:26 am===========

    DASAR ANTDAJJAL : ORANG LDII ITU BAIK2, NGAJINYA TERTIB, MASJID NYA RAME TERUS-
    KOK SURUH KELUAR DARI NGAJI, MEMPERDALAM QUR,AN & HADIST,
    YG MENYURUH KELAUR LDII SAMA SAJA NYRUH TDK NGAJI2AN ,SURUH MENJAUH DARI MASJID-
    LIHAT SENDIRI MASJID SEBELAH DG MASJID LDII, MASJID LDII PASTI RAME/BANYAK YG NGAJI-
    MASJID SEBELAH SEPI MAA’F : KAYA KUBURAN.
    WASS

    Comment by AKAL — April 1, 2009 @ 10:26 am

  16. ayo saudara LDII,buka saja kedok kalian dan bertobat…
    ustadz-ustadzah kalian pada banyak yang keluar…
    pertanyakan doktrin kalian benar apa nggak..\
    jangan ikuti hawa nafsu ucapan madigolisme

    Comment by antidajjal — March 27, 2009 @ 6:26 am

  17. Hanya dengan kebersihan jiwalah kita akan mendapat petunjuk.

    Comment by mas lik mustang — March 21, 2009 @ 4:35 am

  18. No 60 “ayo saudara…bila ada kebenaran kita dialog dengan salaf.jangan berdalih “agama bukan untuk diperdebatkan tetapi untuk di amalkan” ”

    Allah menyampaikan Islam lewat malaikat jibril dan Malaikat Jibril tidak pernah mendebat. Jibril menyampaikannya lagi ke Nabi Muhammad dan Nabi Muhammad tidak pernah mendebat Jibril, begitu seterusnya. Karena memang
    agama bukan untuk diperdebatkan tetapi untuk diamalkan.

    Comment by USAMA BIN LADIN — March 1, 2009 @ 3:09 pm

  19. NO:57 ANDA NON MUSLIM, KENAPA ANDA MASUK KE BLOG MUSLIM??? HAAH, MAU ADU DOMBA YAA?,
    MEMANG DI KRISTEN ITU TDK ADA GEJOLAK?? HHAAAHHH???, ANDA KURANG GAUL, LIHAT TUH DI IRLANDIA-
    PROTESTAN LAWAN KATOLIK BERPERANG AND SALING BUNUH.????.

    NO.58 BUNG AMIN ANDA NGAKU2 EX MUBALIG LDII, JANGAN2 ANDA NON MUSLIM JUGA, MAU MENJATUHKAN /-
    ADU DOMBA UMAT MUSLIM, PERBEDAAN AMALIAH DALAM AGAMA ITU BIASA, TAPI JGN SAMPAI SALING MNGEJEK,-
    MENJATUHKN,MENFITNAH DLL, ITU BUKAN AMALAN ORG22 MUSLIM YG SESUNGGUHNYA.

    HAMBA
    PENCARI KEBENARAN.

    Comment by HAMBA — February 23, 2009 @ 8:30 am

  20. hubungi saya di 081244430313

    Comment by aminruslee — February 22, 2009 @ 12:17 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: