LDII Watch

March 28, 2007

[Kliping] LDII Bukan Islam Jamaah atau Penerus Ajarannya

Filed under: Kliping Artikel Pro LDII — ldiiwatch @ 6:53 am

Sumber: http://www.ldii.or.id//index.php?option=com_content&task=view&id=61&Itemid=1

Jakarta-RoL — Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) KH Abdullah Syam menegaskan organisasi yang dipimpinnya bukan merupakan reinkarnasi atau penjelmaan dari organisasi Islam Jamaah dan bukan pula penerus ajarannya. Penegasan tersebut, disampaikannya di sela-sela pembukaan Rakernas LDII di Jakarta, Selasa yang dibuka oleh Menkokesra Aburizal Bakrie. “LDII bukan Islam Jamaah apalagi penerus ajarannya,” tegasnya.

Ia secara tegas menolak opini dan tuduhan negatif bahwa LDII meneruskan ajaran Islam Jamaah. Menurut Abdullah, LDII justru terus melakukan pembinaan terhadap orang-orang yang dulu menganut paham Islam Jamaah.

Ia juga mengatakan, masjid LDII terbuka untuk umum. “Tuduhan soal keamiran juga tidak benar. Kita mempelajari ilmu kepemimpinan itu, untuk melaksanakan berbagai keputusan LDII agar sampai tingkat bawah,” katanya sambil menambahkan bahwa LDII tetap berideologi pada Pancasila dan UUD 1945.

Fokus pengembangan dakwah LDII lebih menekankan pada bidang ekonomi dengan mengembangkan lembaga ekonomi syariah dan bekerja sama dengan semua pihak demi terciptanya kerukunan umat.

LDII katanya, juga terus melakukan pendekatan klarifikasi mulai dari tingkat bawah di berbagai daerah. “Ini sesuai dengan permintaan dari Majelis Ulama Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin meminta LDII agar melakukan klarifikasi dari bawah untuk menyakinkan masyarakat bahwa ajarannya tidak sesat.

Meski demikian, menurut Ma’ruf, MUI sendiri belum mengerluarkan fatwa mengenai LDII, karena sampai saat ini masih dalam proses. Namun, secara pribadi dia menyambut baik kembalinya LDII bergabung dengan MUI serta ormas Islam lainnya.

“Masak orang mau baik tidak boleh. Memangnya kita yang membuka pintu surga,” katanya. Ia juga mengaku telah menerima pimpinan LDII dan mendengar penjelasan langsung dari mereka bahwa LDII tidak menganut paham Islam Jamaah yang dianggap sesat. (antara) – is

 

Sumber: Republika Online

Last Updated ( Tuesday, 06 March 2007 )

30 Comments »

  1. sadraku yang semoga mendapatkan hidayah,sungguh aneh dalam kehidupan ini dimana permasalahan banyak kita lalui namun setiap apa yang kita kemukan hanya kita dasarkan pendapat kita yang kita akui diri kita masih sedikit atau tiidak memlilki kempuan untuk berbicara apalagi ibadah?dengan apa kita beribadah? ketauilah SaudaraKu …pernahkah kita berpikir, apakah ibadah kita ini sudah benar sesuai dengan contoh nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Apakah cara kita berislam sudah sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya? Sudahkah kita berislam dengan tata cara dan urutan yang benar? …

    Saking pentingnya mengenai ilmu ini, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kepada kita untuk menuntut ilmu:
    “Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.” (HR.Bukhari)

    Imam Ahmad –rahimahullah- pernah mengungkapkan:
    “Manusia amat membutuhkan ilmu daripada kebutuhan mereka kepada makanan dan minuman, karena makanan dan minuman hanya dibutuhkan dalam sehari satu atau dua kali, sedang ilmu dibutuhkan setiap saat.”

    Imam Bukhari –rahimahullah- dalam kitab shahihnya menulis: “Bab Ilmu sebelum ucapan dan perbuatan.” Dalilnya adalah firman Allah (yang artinya):
    “Maka ketahuilah bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan mohonlah ampun atas dosamu.” (Muhammad:19)

    Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin –rahimahullah- menjelaskan bahwa: “Imam Bukhari berdalil dengan ayat ini untuk menunjukkan wajibnya mempunyai ilmu sebelum ucapan dan perbuatan. Ini dalil yang tepat menunjukkan bahwa manusia hendaknya mengetahui terlebih dahulu, baru kemudian mengamalkannya. Ada juga dalil aqli yang menunjukkan hal serupa, yaitu bahwasanya amal dan ucapan tidak akan benar dan diterima sehingga sesuai dengan syariat. Seseorang tidak akan tahu apakah amalnya sesuai dengan syariat atau tidak kecuali dengan ilmu. Tetapi ada beberapa hal yang manusia bisa mengetahuinya secara fithrah, seperti pengetahuan bahwa Allah adalah satu-satunya sesembahan, sebab yang demikian ini sudah menjadi fithrah manusia, karena itulah tidak perlu bersusah payah untuk mempelajari bahwa Allah itu Esa. Adapun masalah-masalah juz’iyah yang beragam perlu untuk dipelajari dan memerlukan usaha keras.”
    http://www.perpustakaan-islam.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=105

    Comment by by — March 21, 2009 @ 11:37 am

  2. satu yang akan saya tambahkan lagi yaitu..”dalam banyak perbedaan diatas, yang membedakannya adalah metode pembelajaran/ cara mengajarkan suatu agama itu sendiri…”

    saya juga mohon maaf dengan para Ulama atau yang lainnya yang mengerti betul akan ajaran agama tersebut. Saya juga belum mengerti dan memahami. karna ilmu saya belum ada sparuh dari sedikit ilmu Islam yang saya pelajari.

    wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

    Comment by tony — February 6, 2009 @ 12:20 pm

  3. (menurut aku, kita jangan merasa paling benar.!! asal sampean semua tahu ya… yang bisa memasukkan kita kedalam surga itu bukan LDII, bukan NU, juga bukan Muhammadiyah.! Tapi yang bisa masuk surga itu seorang manusia yang memetapi Islam dan hanya berpedoman Qur’an Qadist dan memang harus berjamaah.! dan itu semua ditetapi sampai mati dengan niat hati murni karna Allah, semata-mata mencari surga Alloh dan ingin terhindar dari neraka Alloh.! Nah sekarang silahkan mencari agama islam yang bener2 murni berdasarkan Qur’an Qadist dan tidak dicampuri dengan bid’ah, syirik, khurofat tahayul dll. sekian dan semoga Alloh memberi hidayah kepada kita semua.) <<== “w setuju ama orang ini….. yang d maksut berjama’ah disini bkan islamnya yang berjama’ah, bkan maksut menyendiri dari dari ajaran islam sebelumnya… yang d maksut berjama’ah disini adalah ” MENGERJAKAN/MENGAMALKAN PERINTAH-NYA YANG BERJAMA’AH,karena mengamalkan segala sesuatu perintah-Nya itu lebih bagus dkerjakan dengan berjama’ah…” emang sii d Al Qur’an dan Hadist udah dsebutkan bahwa “d hari yang akan datang Islam akan terpecah belah menjadi 72 golongan” tapi tergantung d kitanya,,, kita harus yakin dengan Agama yang kita anut yaitu agama Islam dan jangan membeda2kan. jangan asal menuduh/beranggapan bahwa NU//LDII/MUhamadiyah ajarannya menyimpang atau menggolongkan umat, jika kalian semua belum mengetahui betul hadistnya…

    Lembaga2 d atas hannya membagi golongan yang bukan berdasarkan Islamnya yang d golongkan… gini saja contohnya… “di suatu sekolah ada ROHIS, dan ROHIS itu membagi beberapa KELOMPOK untuk tujuan menyebarkan agama, ada yang berjalan ke timur, ada yang menyebarkan kebarat, ada yang menyebarkan k utara, dan juga selatan. Tujuannya adalah sama saja, sama2 menyebarkan ajaran Islam/dakwah tenang Islam.

    Jadi intinnya jangan menuduh/beranggapan bahwa “perbebedaan2 dalam ajaran agama itu dilarang”, <<== jangan mengatakan hal2 yang seperti itu jika belum mengetahiu atau mengerti atau memahami benar hadist_Nya.

    sekian terima kasih….:)

    Comment by tony — February 6, 2009 @ 11:26 am

  4. menurut aku, kita jangan merasa paling benar.!! asal sampean semua tahu ya… yang bisa memasukkan kita kedalam surga itu bukan LDII, bukan NU, juga bukan Muhammadiyah.! Tapi yang bisa masuk surga itu seorang manusia yang memetapi Islam dan hanya berpedoman Qur’an Qadist dan memang harus berjamaah.! dan itu semua ditetapi sampai mati dengan niat hati murni karna Allah, semata-mata mencari surga Alloh dan ingin terhindar dari neraka Alloh.! Nah sekarang silahkan mencari agama islam yang bener2 murni berdasarkan Qur’an Qadist dan tidak dicampuri dengan bid’ah, syirik, khurofat tahayul dll. sekian dan semoga Alloh memberi hidayah kepada kita semua.

    Comment by gilang — February 3, 2009 @ 1:30 pm

  5. HOT NEWS !!!

    http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/23/1/185570/wapres-berkunjung-ke-kediri-temui-kyai-sepuh

    okezone.com
    Wapres Berkunjung ke Kediri Temui Kyai Sepuh
    Jum’at, 23 Januari 2009 – 07:59 wib
    text TEXT SIZE :
    Share

    MADIUN – Wakil Presiden Jusuf Kalla hari ini berkunjung ke Kediri, Jawa Timur dalam rangka bersilaturahmi dengan para kyai sepuh dan alim ulama.

    Jusuf Kalla yang ditemani istri Mufidah Kalla beserta rombongan tiba di Pangkalan TNI- AU Iswahyudi Madiun sekira pukul 08.00 WIB, Jumat (23/1/2009).

    Wapres dan rombongan akan menuju Kompleks Pondok Pesantren Lirboyo Kediri menggunakan jalur darat selama kurang lebih satu setengah jam.

    Pada pukul 09.50 WIB Wapres dijadwalkan tiba di di Pondok Pesantren dan rencananya Wapres akan bertemu dengan para kyai sepuh dan alim ulama. Wapres juga dijadwalkan meninjau Rumah Sakit Umum Lirboyo sekaligus memberikan bantuan.

    Selanjutnya Wapres beserta rombongan akan menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Hasan di Pondok Pesantren Lirboyo dan melanjutkan kunjungan silaturahminya ke Pondok Pesantren Burengan LDII di Jalan HOS Cokro Aminoto, Kediri.

    ============================

    http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/23/07150212/Jelang.Pemilu..Wapres.Sowan.ke.Ponpes.Lirboyo

    kompas.com

    Jumat, 23 Januari 2009 | 07:15 WIB

    Laporan wartawan Kompas Suhartono

    JAKARTA, JUMAT — Menjelang Pemilu Legislatif 9 April mendatang, Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Jumat (23/1) pagi ini, berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Di ponpes tersebut, Wapres akan sowan dengan kiai sepuh, seperti KH A Idris Marzuqi juga ulama lainnya, serta para santri.

    Dari jadwal acara yang diterima Kompas pagi ini, selain bersilaturahmi dengan para kiai, Wapres akan memberikan bantuan kepada Rumah Sakit Umum Lirboyo Kota Kediri. Silaturahmi dengan para ulama direncanakan dilakukan di Kompleks Pondok Pensantren Lirboyo.

    Sebelumnya, Wapres menemui KH A Idris Marzuki di Ndalem Barat, kawasan kompleks ponpes tersebut. Setelah berkunjung ke Ponpes Lirboyo, Wapres Kalla berkunjung ke Ponpes Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Banjaran Burengan di Jalan HOS Cokroaminoto, Kediri.

    Dalam rangkaian acara itu, Wapres didampingi istrinya, Mufidah Kalla, Wakil Ketua MPR Aksa Mahmud, Seswapres Tursandi Alwi, dan Staf Khusus Syahrul Udjud. Tidak ada satu pun pejabat pemerintah yang ikut mendampingi kecuali sejumlah petinggi Partai Golkar. Rombongan Wapres Kalla menggunakan pesawat Pelita Air.

    Comment by tifatul — January 23, 2009 @ 2:26 am

  6. Makanya , jikalau anda semua ingin tahu, ngaji lah . Pengen malah baca bukunya syekh puji , bukan qur’an n hadist yg dari rosul . Gila . Jokam hidup terus . G ada matinya .

    Comment by Hamba tuhan — January 7, 2009 @ 11:16 am

  7. mo tanya sebelum nya..,

    emank bener ya orang yang masuk ke LDII nti bakalan selamat di hari kiamat??
    ada hadist atau apa lah yang mendukung hal tersebut?

    terima kasih…

    Comment by hamba Allah — January 1, 2009 @ 7:02 am

  8. Seputar sholat
    http://www24.brinkster.com/sholatkita/

    Comment by hambaAlloh — December 16, 2008 @ 12:27 pm

  9. ALHAMDULILLAH SETELAH MENGAJI DI LDII SAYA TAHU BAGAIMANA CARA WUDHU DAN SHOLAT YANG BENAR SESUAI DENGAN YANG DICONTOHKAN OLEH RASULLULLAH SAW. YANG JELAS SAYA SUDAH TIDAK LAGI KECING “DIKOPAT KAPIT LAGI SEPERTI DULU”, SUDAH TIDAK SENGOL-SENGGOLAH KE WANITA , DAN SUDAH TIDAK LAGI MEROKOK . HIKZ , KASIAN DEH LU YANG MASIH NGGAK TAHU CARA SHOLAT YANG BENAR.

    Comment by kholil — December 15, 2008 @ 8:17 am

  10. MAULUIDIN MURTAD.
    DIUMUMKAN KEPADA KHALAYAK BAHWA SEUSAI DENGAN HASIL DAERAHAN INDONESIA TIMUR BULAN DEC 2008 MENYATAKAN BAHWA SDR. MAULUDIN ILLIYIN SUDAH BENAR BENAR MURTAD, FAROQOL JAMAAH.
    BAGAIMANA DENGAN KHOLIL ???????? LET SEE TOGETHER…………….
    HIDUP LDII. HIDUP JAMAAH.

    Comment by kholil — December 15, 2008 @ 8:16 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: